Ternyata Bersih Saja Tidak Cukup, Palembang Terancam Tak Angkat Tropi Adipura

Penulis: iw - Waktu: Rabu, 8 Maret 2017 - 08:33 AM
Credit by: ilustrasi

Palembang,PINews- Meski beberapa tahun belakangan  Kota Palembang mampu memperoleh Piala Adipura, namun tahun ini bisa terancam tak bisa mengangkat tropi Adipura, pasalnya pernilaian Adipura tersebut banyak kriterianya.

Tim Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), menilai Kota Palembang terancam tidak akan mendapatkan Piala Adipura. Penilaian ini berdasarkan hasil evaluasi tahap pertama tim KLHK.

"Bersih saja tidak cukup. Memang Kota Palembang ini nilai kategorinya baik, namun masih perlu lagi ditingkatkan. Karena banyak kota-kota lainnya yang nilainya sangat baik," ujar Sudirman, Dirjen Pengelolaan Sampah KLHKdi Pemkot Palembang,kemarin.

Sudirman mengatakan, penilaian terhadap suatu daerah sebelum diberikan penghargaan Adipura, saat ini memiliki banyak kriteria. Bahkan setiap daerah berlomba-lomba untuk mendapatkan nilai terbaik guna meraih Adipura.

"Adipura bukan hanya mendapatkan nilai baik saja. Sekarang kriteria harus baik sekali dan penilaiannya tajam sekali. Kota Adipura bukan hanya bersih, tapi harus ada value (nilai) yang berkelanjutan. Jadi bukan hanya bersih saja," ujarnya.

Dalam melakukan perbaikan dari evaluasi tim KLHK Sudirman mengatakan, Pemkot Palembang harus segera mungkin melakukan perbaikannya. Makanya pemerintah harus bergerak dan masyarakatnya diajak.

"Dalam penilaian kami, nilai Kota Palembang saat ini diangka 71. Nilai itu baik, namun belum sangat baik dan masih di bawah. Minimal berada di papan tengah baru mendapatkan Adipura. Jadi bukannya tidak layak, hanya belum sangat baik saja," jelas Sudirman.

Sementara itu Yenny Purnawati, tim Kementerian KLHK dalam pemaparannya, banyak kriteria yang belum baik nilainya dan masih perlu diperbaiki Pemkot Palembang. Bahkan kriteria yang dinilai masih berada di zona kuning yang nilainya di bawah standar.

"Banyak kriteria yang perlu jadi perhatian. Diantaranya seperti perairan terbuka yakni Sungai Bendung dan Sungai Musi yang masih banyak sampah. Begitu juga kriteria pasar dan terminal yang nilanya masih zona kuning. Kalau untuk kriteria lainnya sudah aman. Biasanya lemah nilainya ini dalam penggelolaan sampah pasar," ujarnya.

Tim KLHK RI juga menyampaikan kepada jajaran Pemkot Palembang, bahwa Kota Palembang akan menjadi tuan rumah Rakornas Bank Sampah ke-4 pada 15-17 Maret. Rakornas akan dibuka Menteri LHK Siti Nurbaya dan direncanakan akan dihadiri Ibu negara Iriana Jokowi Widodo dan Ketua PKK Pusat Erni Cahyo Kumolo.

 

Editor: iw