Menteri BUMN Lepas Pemudik Gratis PT KAI

Penulis: L Hermawan - Waktu: Selasa, 5 Juni 2018 - 21:22 PM
Credit by: kementerian bumn/dok

Jakarta, PINews.com – Untuk memastikan kesiapan angkutan mudik Kereta Api Indonesia di lebaran tahun 2018, Menteri BUMN Rini M. Soemarno melakukan kunjungan ke Stasiun Pasar Senen, Selasa (5/6/2018). Hadir dalam kunjungan ini, Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Edi Sukmoro dan Direktur Jenderal Kereta Api Zulfikri beserta jajaran lainnya.

Menteri Rini mengungkapkan sebagai salah satu moda transportasi massal yang menjadi pilihan utama masyarakat, pemerintah terus mendorong agar PT Kereta Ai Indonesia (Persero) untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat khsususnya para pemudik yang akan berlibur. “Saya meminta manajemen KAI untuk terus dan selalu memperbaiki layanan bagi para pemudik’, katanya sembari melakukan pengecekan sarana dan prasaran yang tersedia seperti lokasi check in counter dan sarana pra sarana lainnya di stasiun.

Selain melakukan pemeriksaan terkait kesiapan KAI selaku operator transportasi dalam menghadapi Angkutan Lebaran 2018, Menteri Rini juga berkesempatan melepas peserta Program Mudik Bareng KAI 2018 kloter kedua dan berdialog dengan para penumpang. “Kami berharap program mudik gratis ini dapat memberi berkah dan manfaat bagi masyarakat dan di tahun-tahun berikutnya program ini dapat terus dilanjutkan. Bagi masyarakat yang bermudik hari ini saya ucapkan selamat menuju kampung halaman dan semoga selamat sampai tujuan," ungkapnya.

Kebersamaan Menteri Rini dan pemudik gratis KAI diakhiri dengan acara Buka Puasa Bersama di atas Kerata Api Brantas Lebaran tujuan Jakarta - Blitar.

Edi Sukmoro, Direktur Utama PT KAI (Perser) mengatakan, tahun 2018, dengan dukungan Kementerian BUMN, PT KAI menggelar Program Mudik Gratis Bareng KAI. Dalam program ini, PT KAI menyediakan tiket gratis 1520 penumpang dengan waktu pendaftarannya sudah dimulai sejak 14 Mei 2018.  PT KAI menyediakan tujuh perjalanan KA ke berbagai jurusan di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Masyarakat bisa mendaftar melalui website mudikbarengbumn.kai.id atau mudikbarengbumn.co.id.

“Untuk sore ini kami akan melakukan 220 peserta Mudik Bareng kloter kedua yang dilakukan tepat pukul 18.00 WIB dengan menggunakan KA Brantas Lebaran dengan tujuan akhir Stasiun Blitar,” ungkapnya.

Selanjutnya kloter pertama dan kelima kloter telah dan akan diberangkatkan sesuai jadwal berikut:

TANGGAL KEBERANGKATAN

NAMA KA

RELASI

WAKTU KEBERANGKATAN

5 Juni 2018

Kertajaya Lebaran

Stasiun Pasarsenen-Stasiun Surabaya Pasarturi

pk. 08.45 WIB

Brantas Lebaran

Stasiun Pasarsenen-Stasiun Blitar

pk. 18.00 WIB

6 Juni 2018

Kertajaya Lebaran

Stasiun Pasarsenen-Stasiun Surabaya Pasarturi

pk. 08.45 WIB

Brantas Lebaran

Stasiun Pasarsenen-Stasiun Blitar

pk. 18.00 WIB

7 Juni 2018

Kertajaya Lebaran

Stasiun Pasarsenen-Stasiun Surabaya Pasarturi

pk. 08.45 WIB

Brantas Lebaran

Stasiun Pasarsenen-Stasiun Blitar

pk. 18.00 WIB

Kutojaya Utara Tambahan

Stasiun Pasarsenen-Stasiun Kutoarjo

pk. 23.20 WIB

Menurut Edi, bagi masyarakat yang ingin mengikuti program mudik gratis, masih ada kesempatan untuk keberangkatan tanggal 6 dan 7 Juni 2018.  PT KAI mencatat, hingga Selasa (05/06/2018), masih terdapat kuota Mudik Gratis untuk 194 orang peserta. Masyarakat bisa mendaftar secara offline dengan langsung datang ke kantor PT KA Pariwisata di Stasiun Gambir dengan membawa KTP dan Kartu Keluarga.

“PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan telah siap 100 persen menghadapi arus mudik 2018.  Dari sisi keamanan kami sudah bekerja sama dengan pihak kepolisian dan TNI sebanyak 1600 personil, Polisi Khusus sebanyak 1300 personil dan keamanan internal kami sebanyak 1500 personil” tegasnya.

Secara umum, pada masa angkutan Lebaran tahun ini, PT KAI menyediakan perjalanan KA sebanyak 393 KA/hari, yang terdiri dari 353 perjalanan KA reguler dan 40 perjalanan KA tambahan. Untuk kapasitas tempat duduk, KAI menyediakan sebanyak total 236.210 seat/hari, yang terdiri dari 212.458 seat/hari untuk KA reguler dan 23.752 seat/hari untuk KA tambahan.

Editor: HAR