Otlet LPG Diberi Modal, Pertamina Dorong UMKM Kuliner Migrasi ke LPG Nonsubsidi

Penulis: rahman - Waktu: Minggu, 27 Desember 2020 - 23:08 PM

JAKARTA- PT Pertamina (Persero) berkomitmen untuk mendorong kemajuan usaha kecil melalui program Pinky Movement.  Salah satu target program Pinky Movement adalah mendorong penggunaan LPG nonsubsidi di 100 usaha kecil sektor kuliner yang masih menggunakan LPG subsidi.

“Kami juga menyiapkan pembiayaan bagi 2.000 outlet LPG subsidi sebagai modal usaha untuk menjual LPG nonsubsidi,” ujar Arya Dwi Paramita, Vice President CSR dan SMEPP Management PT Pertamina (Persero) dalam siaran pers yang diterima Portalindonesianews, Minggu (27/12).

Menurut Arya, Pertamina membantu memberikan pembiayaan usaha berupa dana murah sebagai benefit kepada usaha kecil pengguna LPG subsidi yang mau beralih ke LPG nonsubsidi. Sedangkan outlet LPG juga mengikuti program dengan ikut menjual produk LPG nonsubsidi dan Bright Gas,” ujar.

Pertamina saat ini menggalakan program Pinky Movement. Program ini pada dasarnya adalah bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang menyasar pada usaha kecil. “Misinya adalah membuat usaha kecil untuk dapat naik kelas melalui pembiayaan modal usaha dan pembinaan,” ujarnya.

Pinky Movement tidak hanya memberikan pembiayaan kepada para usaha kecil ataupun outlet LPG. Pertamina juga telah memiliki strategi untuk tingkatkan kualitas usaha kecil dan outlet LPG dalam berbisnis.

Arya menuturkan ada periode program berlangsung selama 3 (tiga) tahun, dengan penerapan sosialisasi ke usaha kecil, dilanjutkan dengan assessment/credit scoring calon peserta.

Kemudian pencairan dana usaha maksimal Rp200 juta, per usaha kecil  dengan jasa administrasi pinjaman 3% setahun. “Pembinaan yang diberikan berupa peningkatan kompetensi dan kemampuan teknis usaha kecil,” katanya.

Pertamina juga memberikan kepada usaha kecil akses pasar atau memfasilitasi melalui bisnis yang dibidangi oleh Pertamina. Monitoring dilakukan secara kontinu. Setiap tiga bulan akan dipilih peserta terbaik untuk mengikuti SME Fast Track (akselerasi) serta terakhir evaluasi program.

Hingga akhir November 2020, total pengajuan untuk mitra binaan usaha kecil Pertamina sebesar Rp 84,33 miliar, senilai Rp39,95 miliar sedang dalam proses dan Rp44,382 miliar sudah direalisasikan bagi 425 otlet dan 112 usaha kecil. Sebanyak 5.186 tabung perdana LPG Non Subsidi telah terserap dengan adanya program Pinky Movement. (man)

Editor: rahman