Ini Alasan Mozilla Pilih Yahoo Gantikan Google Sebagai Mesin Pencari
Credit by: Ilustrasi

Jakarta, PINews.com - Mozilla baru saja mengeluarkan pernyataan bahwa mereka akan memilih Yahoo sebagai mesin pencari default di browser Firefox, menggantikan Google. Perubahan ini terdengar sepele, tetapi sebenarnya merupakan perubahan yang cukup besar. lalu apa sebenarnya yang menjadi latar belakang keputusan Mozilla dengan menendang Google dan menggantikannya dengan Yahoo Search?

Saat ini Firefox bukan lagi sebagai browser terbesar kedua setelah Internet Explorer dan pangsa pasarnya menyusut cukup signifikan, yakni dari 30% menjadi 20%. Hal ini membuat Google memandang kesepakatan dengan Mozilla tak lagi penting. Google sendiri telah memiliki browser Chrome yang sukses menguasai 45% pangsa pasar.

Mulai akhir 2014, Mozilla menggantikan Google dengan mesin pencari Yahoo secara default. Meski demikian, pengguna Firefox masih dapat mengubah pengaturan mesin pencari default tersebut dengan Google. Kabarnya, Mozilla menggunakan mesin pencari yang berbeda untuk tiap negara, yakni Rusia dengan Yandex dan China dengan Baidu Search.

“Dengan Firefox, kami mempopulerkan integrasi pencarian di browser. Kami bermitra dengan perusahaan-perusahaan internet termasuk Google, Yahoo dan lain-lain untuk memberikan pengalaman pencarian yang lebih baik dan menghasilkan pendapatan untuk memajukan misi Mozilla.”

“Google telah menjadi standar mesin pencari Firefox secara global sejak 2004. Kesepakatan kami datang untuk pembaruan tahun ini, dan kami mengambil ini sebagai kesempatan untuk mengkaji ulang strategi kompetitif dan mengeksplorasi pilihan kita,” tulis Mozilla di blog-nya.

 

Editor: RI