Pemerintah Optimis Penetapan Awal Ramadhan Tahun Ini Bisa Disatukan
Credit by: Menteri Agama, Lukman Hakim memimpin rapat dengan para ormas Islam (tempo)

Jakarta, PINews.com - Semakin dekatnya bulan suci Ramadhan membuat pemerintah melalui Kementerian Agama sudah mengambil langkah-langkah guna mencapai kesepakatan dengan berbagai ormas Islam di tanah air guna menyamakan waktu atau penanggalan hijriah yang kaitannya erat dengan penetapan awal bulan puasa, Idul Fitri dan Idul Adha.

Beberapa waktu lalu Kementerian Agama telah mengadakan pertemuan dengan pengurus pusat Muhammadiyah di Jakarta.

“Alhamdulillah semua pimpinan PP Muhammadiyah hadir. Ada kesamaan tujuan cara pandang dan keinginan agar setidaknya kita bisa menyatukan kapan awal Ramadhan, Syawal dan Zulhijjah," kata Menteri Agama, Lukman Hakim.

Selain Muhammadiyah, Kementerian Agama juga akan menggelar pertemuan dengan berbagai ormas Islam lainnya termasuk PBNU.

Kedepan, Lukman bercita-cita agar Indonesia menjadi negara pelopor dalam penyatuan kalender Hijiriah secara nasional dan global.

“Lebih jauh lagi Indonesia diharapkan bisa jadi pionir pelopor menyatukan kalender Hijriah secara nasional dan global. Oleh karena itu, ke depan dalam waktu dekat Kemenag akan melakukan hal sama dengan PBNU. Sehingga kalau kemarin dari Muhammadiyah kami dengar dari pakar Majelis Tarjih Muhammadiyah, ke depan bisa mendengar dari ulama Syuriah PBNU," papar Pak Menteri.

Seperti diketahui, PP Muhammadiyah sendiri sudah menetapkan tanggal 1 Ramadhan dan awal puasa jatuh pada 18 Juni 2015. Sementara untuk Idul Fitri jatuh pada tanggal 17 Juli 2015.

Editor: RI