Tumpahan Minyak di Pali, Legistatif Sumsel Minta Medco Bertanggung Jawab
Credit by: ilustrasi

Palembang,PINews – Para legistator di Sumatera Selatan (DPRD Sumsel) meminta agar PT Medco Energy bertanggung jawab atas tumpahan di Kabupaten Pali.

Demikian diungkapkan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sumsel, Yulius Maulana usai rapat bersama PT Medco di DPRD Sumsel, Rabu (1/3).

Politisi PDIP ini mengatakan, pihaknya meminta PT Medco menjelaskan kronologis kejadian tumpahan minyak tersebut. Selain itu pihaknya juga menekankan kepada PT Medco untuk menjaga pipa-pipa yang ada sehingga jika terjadi tumpahan minyak tak serta menyalahkan warga.

“Kami juga tegaskan tadi pada pihak Medco pipa pipa punya Medco harus dijaga keamanannya dan jangan hanya menyalahkan warga bae. Makanya kita tekankan keamanannya,” tegas Yulius.

Pihaknya sendiri lanjut Yulius akan meninjau langsung kelokasi tumpahan minyak. "Dia (Medco) harus tanggung jawab. Masalah pipa itu tidak bisa dia lepas tangan,” kata Yulius Maulana.

Anggota DPRD Sumsel dapil PALI, Rizal Kennedy mengatakan sebelumnya DPRD PALI dan Masyarakat PALI yang melaporkan tumpahan minyak ini telah menggelar rapat. Rizal berharap DPRD PALI segera menyelesaikan persoalan tersebut.

“Tapi kalau tidak selesai ditingkat daerah bisa dibawa ke tingkat provinsi. Nanti bisa komisi yang membidangi itu yang koordinasi atau pada saat reses bulan Maret nanti, DPRD dapil PALI yang datang ke Medco. Agar PT Medco segera menyelesaikan tumpahan minyak yang ada di desa Gunung Raja Kecamatan Penukal,” ujar Rizal.

Menurut Rizal meski belum berdampak secara langsung terhadap warga, namun tumpahan minyak tersebut akan berdampak pada kesuburan tanah warga yang menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Selain itu, lanjut Sekretaris PPP Sumsel ini, tumpahan minyak dapat menjadi pemicu kebakaran.

Dia sendiri mengaku belum tahu pasti penyebab tumpahan minyak, namun demikian persoalan tersebut harus segera diselesaikan.

“Jadi saya berharap dari PT Medco segera membersihkan tumpahan yang ada. Dan yang kedua beri kompensasi terhadap warga yang lahannya terkena dampak pencemaran tersebut,” pungkas Rizal.

Editor: iw