Amman Mineral Memenangkan Duty of Care Awards 2018
Credit by: amman mineral

Jakarta, PINews.com – PT Amman Mineral Nusa Tenggara, perusahaan tambang nasional yang mengoperasikan tambang Batu Hijau di Kabupaten Sumbawa Barat, Nusa Tenggara Barat, hari ini mengumumkan keberhasilan perusahaan menjadi satu-satunya perusahaan Indonesia yang berhasil meraih penghargaan di Duty of Care Awards 2018 yang tahun ini diselenggarakan di Chicago, Amerika Serikat (17/5). Di ajang penghargaan prestisius yang diikuti oleh perusahaan global dari 59 sektor industri di 42 negara ini Amman Mineral berhasil mendapatkan Special Mention Award untuk kategori Remote Health Care.

Anita Avianty, Head of Corporate Communications Amman Mineral mengatakan keberhasilan Amman Mineral memenangkan Special Mention Award di Duty of Care Awards 2018 merupakan hal yang sangat menggembirakan. Penghargaan ini diraih Amman Mineral melalui Program Pengendalian Malaria yang dilaksanakan perusahaan sejak 1996 dan telah diimplementasikan di 15 desa dari tiga kecamatan yang berada di sekitar wilayah operasi tambang Batu Hijau. Melalui Program Pengendalian Malaria yang dilakukan di berbagai area dengan populasi sekitar 20.000 jiwa, termasuk 8.000 karyawan dan mitra kerja yang bertugas di tambang Batu Hijau, perusahaan  berhasil menekan kasus malaria dari 408 kasus di tahun 1998 ke titik terendah dengan 0 kasus di 2016 dan terus dipertahankan hingga saat ini.

“Program pencegahan dan penanggulangan malaria yang menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial Amman Mineral ini telah berhasil menarik perhatian dan mendapatkan apresiasi dari dewan juri di ajang Duty of Care Awards 2018,” katanya dalam rilis, Rabu (30/5).

Program pengendalian malaria yang dilakukan Amman Mineral merupakan bentuk dukungan perusahaan untuk turut membantu pemerintah dalam Program Eliminasi Malaria di Indonesia, mengingat sebelumnya Kabupaten Sumbawa Barat termasuk dalam wilayah endemis malaria. Keberhasilan program ini tidak terlepas dari dukungan yang diberikan oleh berbagai pihak, termasuk Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, International SOS dan masyarakat di sekitar wilayah operasi tambang yang terus membantu perusahaan dalam melaksanakan program-program kesehatan di sekitar tambang Batu Hijau.

Duty of Care Awards merupakan ajang penghargaan yang memberikan apresiasi kepada perusahaan di seluruh dunia atas pencapaian luar biasa dalam memenuhi standar kesehatan, keselamatan, dan keamanan yang tinggi di lingkungan kerja. Informasi lebih rinci terkait Duty of Care Awards tersedia di situs https://www.dutyofcareawards.org/

Amman Mineral Nusa Tenggara  adalah perusahaan tambang Indonesia yang mengoperasikan tambang Batu Hijau. Amman Mineral memiliki beberapa prospek lain yang sangat menjanjikan di area konsesi tembaga dan emas yang terletak di Kabupaten Sumbawa Barat, Propinsi Nusa Tenggara Barat. Tambang Batu Hijau adalah tambang tembaga dan emas terbesar kedua di Indonesia dan merupakan aset berkelas dunia.

Pemegang saham PT Amman Mineral Nusa Tenggara adalah PT Amman Mineral Internasional (82,2%) dan PT Pukuafu Indah (17,8%). PT Amman Mineral Internasional adalah perusahaan Indonesia yang pemegang sahamnya terdiri dari PT AP Investment (50%) dan PT Medco Energi Internasional Tbk (50%).

Komitmen perusahaan untuk mengembangkan masyarakat yang berada di sekitar operasi tambang ditunjukkan dengan memperkenalkan paradigma baru program pengembangan masyarakat dengan fokus utama pada pengembangan ekonomi masyarakat yang meliputi bidang agribisnis, industri Usaha Kecil dan Menengah (UMK), serta pariwisata. Prinsip Program Pengembangan Masyarakat (PPM) Amman Mineral adalah kemandirian dan keberlanjutan, keswadayaan, partisipatif, berorientasi tujuan praktis dan strategis, efektif dan efisien, transparansi dan akuntabilitas.

Amman Mineral meraih predikat terbaik kategori “Praktik Terbaik dalam Distribusi Mineral” (The Best Practices in Mineral Distribution) dalam ajang penghargaan tambang bergengsi tingkat ASEAN yang diselenggarakan oleh Sekretariat ASEAN dalam rangkaian ASEAN Senior Officials Meeting on Minerals di Nay Pyi Taw, Myanmar pada 30 November 2017.

Editor: HAR