MedcoEnergi 'Mengaum' di Tunisia
Credit by: Logo Medco (Ist)
Tunis, PINews.com - Bumi Tunisia  menjadi saksi  keandalan  MedcoEnergi di kancah percaturan global. Perusahan migas asal Indonesia itu terus mengepakkan sayap bisnisnya di negera tersebut. Media di sana menyebutnya sebagai raksasa baru industri migas Tunisia.  “Kami memiliki potensi cadangan  besar ,akan memberikan kontribusi yang signifikan untukproduksi minyak dan gas bumiTunisia. “ ujar Lukman Mahfoedz, PresidenDirektur& CEO Medco Energi (19/8).
 
Akusisi terus dilakukan oleh peusahaan mayoritas kepemilikannya dikuasai keluarga Arifin Panigoro tersebut, Pada 19 Agustus 2014 ini, misalnya  Perusahaan   menyelesaikan akuisisi 100% saham Storm Ventures International (Barbados) Ltd. (“SVI”) dengan Storm Ventures International (BVI) Ltd.”).  Transaksi ini berlaku efektif sejak 1 Januari 2014 dengan harga dasar pembelian AS$ 114 juta.Nilai total transaksi adalah sebesar AS$ 127,7 juta termasuk modal kerjase besar AS$ 13,7juta. Storm Ventures International (BVI) Ltd. adalah anak perusahaan Chinook Energy, Inc. yang terdaftar di Bursa Saham Toronto. “Transaksi ini  akan menambah portofolio aset E&P Medco Energi di luar negeri serta mendukung pertumbuhan Perseroan kedepannya.”  ujar Lukman yang juga tercatat sebagai Ketiua IPA (Indonesian Petroleum Association)
 
Dengan akuisisi tersebut, MedcoEnergi akan memiliki hak kepemilikan di delapan area yang terdiri dariempat blok eksplorasi, dua blok pengembangan dan dua blok produksi. Dari delapan wilayah kerja ini, lima berlokasi di darat , terletak di Ghadames Basin (Adam, SudRemada, Bir Ben Tartar, Jenein dan Borj El Khadra),  tiga di lepas pantai di Cekungan Pelagian, lepas pantai timur laut Tunisia. MedcoEnergi akan menjadi operator di enam blok, yaitu Sud Remada, Bir Ben Tartar, Jenein, Cosmos, HammametdanYasmin.
 
Total produksi minyak saat ini sebesar 2.800 BOPD dari blok Adam dan Bir Ben Tatar. Ke depan, tingkat produksi akan dinaikkan hingga 16.000 BOEPD melalui pengeboran sumur in-fill di blok produksi (Bir Ben Tartar) dan pengembangan lapangan Cosmos, Yasmin dan Fushia yang dijadwalkan selesai pada 2018. Berdasarkan laporan konsultan penghitung cadangan Migasin dependen, InSite Petroleum Consultants Ltd., perkiraan jumlah cadangan Migas yang dapat ditemukan sebesar 33,8jutabarel setaraminyak (MMBOE) (berupa cadangan 3P dan sumberdaya Migas)pada 31 Desember 2013.
Editor: Rio Indrawan