Tidak Diberitahu Eksekusi Mati TKI, Pemerintah Kirim Nota Keberatan Ke Arab Saudi

Penulis: Rio - Waktu: Rabu, 15 April 2015 - 08:26 AM
Credit by: Ilustrasi - TKI di Jeddah (Ist)

Jeddah, PINews.com - Seorang TKI asal Indonesia baru saja dieksekusi di Arab Saudi karena tuduhan pembunuhan pada Selasa (14/4). Keluarga korban memutuskan untuk tidak memaafkan Siti Zaenab yang divonis mati pada tahun 2001.

Eksekusi ini terbilang mengejutkan, karena baik pemerintah Indonesia di tanah air ataupun perwakilan Kedubes Indonesia di Arab Saudi tidak diberikan pemberitahuan sebelumnya.

Lalu Muhamad Iqbal, pelaksana tugas Direktorat Perlindungan WNI, Kementerian Luar Negeri mengatakan pemerintah Indonesia menghormati prosedur hukum di Saudi tapi yang disayangkan adalah tidak adanya pemberitahuan atau notifikasi, baik kepada pemerintah Indonesia maupun kepada keluarga korban.

"Karena itu kami sudah mengirim surat keberatan kepada kedutaan besar Saudi di Jakarta. Pejabat kita di Saudi juga sudah menyampaikan keberatan ini secara lisan kepada Kementerian Luar Negeri Saudi," kata Iqbal seperti dikutip dari BBC.

Siti Zaenab divonis mati setelah dinyatakan membunuh istri majikan pada tahun 1999. Eksekusi tertunda karena anak korban saat itu masih kecil. Pada tahun 2013 si anak sudah dewasa dan memutuskan tidak memaafkan TKI asal Bangkalan, Madura.

Sementara itu, LSM Migrant Care mengutuk eksekusi ini dan mengecam tindakan Saudi yang tidak mengirim pemberitahuan.

Direktur LSM tersebut, Anis Hidayah, juga meminta pemerintah lebih aktif mendampingi tenaga kerja Indonesia yang menghadapi persoalan hukum.

Editor: RI