Ini Cara Pertagas Cegah Stunting dan Gizi Buruk di Aceh

Penulis: Indra - Waktu: Selasa, 4 Januari 2022 - 22:00 PM
Credit by: Penyerahan bantuan kepada warga di Gampong Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara

Sub Holding Gas Pertamina melalui Pertamina Gas Operation North Sumatera Area (Pertagas ONSA) menggelar Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) di Gampong Bluka Teubai, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Kegiatan yang berlangsung pada akhir Desember 2021 itu menampilkan Ervina, SKM.,M.K.M dari Puskesmas Dewantara dan dr. Harri Laksamana dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI).

Kedua kompak menyebutkan, stunting merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang disebabkan kekurangan gizi kronis. Beberapa faktor yang mempengaruhi stunting yaitu kurangnya asupan gizi, riwayat kehamilan, praktek pengasuhan yang kurang baik, kurangnya akses ke air bersih dan sanitasi.

Selain itu masih banyak hal yang menjadi faktor meningkatnya persentasi stunting. Masyarakat diajak untuk lebih peduli agar terhindar dari masalah ini.

“Tentunya kegiatan ini memberikan dampak positif dan membantu upaya pemerintah dalam menekan angka stunting di lingkungan ini,” kata Ervina (4/1).

Boby Aoliya, HSSE Distrik Aceh Pertagas menyatakan, kegiatan sosialisasi merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang stunting.

“Kita berharap sosialisasi ini dapat memperkaya pengetahuan masyarakat akan pentingnya pemberian makanan dan gizi yang baik bagi anak sejak lahir hingga usia dua tahun, dan tentunya semoga dapat membantu mengurangi angka stunting di Desa Bluka Teubai,” kata Boby.

Dalam kesempatan yang turut dihadiri Kepala Desa Bluka Teubai, dan sejumlah perangkat desa tersebut, juga dilaksanakan kegiatan pemberian Makanan Bayi dan Balita (PMBA) kepada peserta sosialisasi. Para peserta sosialisasi yang merupakan perwakilan warga sekitar, terlihat antusias mendengarkan langsung pemaparan tentang bahaya stunting dan upaya pencegahannya, yang disampaikan pemateri.

Editor: Alam