Tak Hanya Membakar 10.000 Buku Langka, ISIS Merampas Sekitar 2.000 Buku
Credit by: (ist)

Mosul, PINews.com - Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) kembali menyerang Perpustakaan Umum Mosul, Irak untuk yang kedua kalinya. Dalam serangan tersebut ISIS menghancurkan sekitar 10.000 buku dan 700 manuskrip langka, serta membawa sekitar 2.000 buku dari perpustakaan tersebut.

Bukan hanya buku langka, kejadian tersebut melenyapkan koleksi surat kabar irak sejak abad ke-20 serta berbagai jenis buku dan peta dari masa kekaisaran Ottoman.

Para tokoh masyarakat Mosul dikabarkan pada awalnya sempat menahan tindakan tersebut, namun gagal. Dirktur Perpustakaan tersebut Ghanim al-Ta’an mengatakan ISIS menggunakan bom rakitan dalam insiden itu. (22/2)

"ISIS meledakkan perpustakaan umum Mosul. Mereka menggunakan bom rakitan," kata Ghanim kepada situs beritaGeran.

Selain Perpustakaan Umum Mosul, ISIS juga menyerang Perpustakaan Muslim Sunni, perpustakaan Gereja Latin yang berusia 265 tahun serta  sebuah biara Ordo Dominican dan perpustakan Museum Mosul dengan koleksi berusia hingga 5.000 SM juga dirusak ISIS.

Editor: HM