Pertagas Niaga Teken MoU dengan Marriot Internasional Group Dukung Upaya Dekarbonisasi Sektor Perhotelan

JAKARTA,PINews.com - Subholding Gas Pertamina melalui afiliasinya PT Pertagas Niaga (PTGN) melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Marriot International Group pada April lalu.

PTGN dan Marriot International Group bekerjasama mengenai penyediaan, ditribusi dan pembelian Compressed Natural Gas (CNG) guna kelangsungan bisnis Marriot International Group yang mengelola jaringan hotel di berbagai kota dan Kabupaten di Indonesia.

Konversi penggunaan LPG ke CNG di jaringan hotel Marriot International Group di Bali ini berpotensi menurunkan emisi carbon hingga 15% atau setara 428 ton CO2/tahun.

Aminuddin, President Director PTGN, menyatakan Gas bumi dalam bentuk CNG maupun LNG merupakan sumber energi yang lebih bersih dan memegang peranan penting dalam fase transisi dari energi fosil menuju energi baru terbarukan. Sehingga MoU ini tidak semata kesepakatan diantara dua belah pihak. MoU ini merupakan bentuk aksi nyata PTGN dan Marriot International Group untuk mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan melalui pengurangan emisi CO2.”

“PTGN berkomitmen mendukung bisnis Marriot International Group di seluruh Indonesia. Semoga ke depan akan semakin banyak pelaku bisnis perhotelan yang mengikuti langkah ini sehingga target NZE 2060 Indonesia dapat kita capai bersama-sama,” kata Aminuddin dalam keterangannya (2/5).

Selama bertahun-tahun gas bumi, compressed natural gas (CNG) dan liquified natural gas (LNG) hanya digunakan untuk kebutuhan industri. Namun seiring perkembangan tekhnologi, kini PTGN mampu menyediakan energi yang lebih bersih dan ramah lingkungan bagi bisnis hotel, restoran, cafe, serta industri kecil menengah dan tentunya kebutuhan rumah tangga.

“Dan ini menjadi bentuk dukungan nyata PTGN terhadap upaya dekarbonisasi dan net zero emission (NZE) 2060 yang dicanangkan oleh Pemerintah Indonesia,” ujar Aminuddin. 

Editor: Alam